• Senin, 18 Maret 2019
  • Memuat...

Catat, Ini Waktu Terbaik Berkunjung ke Bromo

Keindahan gunung Bromo tidak hanya terkenal di dalam negeri saja, tapi keindahannya sudah sampai terkenal sampai mancanegara.

Negerisatu News

Gunung Bromo memang selalu jadi favorit traveler, baik domestik maupun mancanegara. Tak heran kalau gunung Bromo tidak pernah sepi pengunjung.

Bagi yang punya rencana untuk mengunjungi gunung Bromo, sebelum berangkat ke sana, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan kapan waktu yang tepat untuk mengunjunginya.

Berikut waktu yang tepat untuk mengunjungi gunung Bromo yang negerisatu.id rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (23/2/2019).

Waktu terbaik berkunjung ke gunung Bromo adalah saat musim kemarau. Mengunjungi gunung Bromo pada musim kemarau dianggap waktu paling tepat karena pada waktu tersebut cuaca sangat cerah dan tidak mendung.

Pada musim ini kamu bisa lebih luluasa berfoto-foto dan menikmati keindahan gunung Bromo tanpa tertutup kabut. Pemandangan terbaik di gunung bromo adalah sunrise saat musim kemarau.

Jika kamu ingin liburan yang tak hanya menikmati keindahan gunung semata, berikut ini waktu terbaik untuk mengunjungi gunung Bromo.

1. Matahari Terbit

Meski mengunjungi Bromo pada saat upacara adat berlangsung akan memberikan momen yang berbeda. Tapi tetap primadona para pengunjung adalah melihat Matahari terbit di gunung Bromo.

Keindahan Matahari terbit Gunung Bromo mampu membius setiap orang yang memandangnya. Musim kemarau adalah waktu yang tepat untuk menikmati cahaya merah merona yang perlahan-lahan muncul di ufuk timur. Karena saat musim kemarau cuaca cerah dan pamandangan mata tak akan terhalang oleh awan mendung.

2. Upacara Kasada Gunung Bromo

Menikmati keindahan Bromo sekaligus menyaksikan upacara suku setempat pastinya akan menjadi momen yang unik dan tak terlupakan. Upacara Kasada Gunung Bromo biasanya berlangsung sekitar bulan Desember atau Januari.

Dalam upacara ini kamu akan melihat hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat sekitar yang dilemparkan kawah Gunung Bromo. Upacara tersebut merupakan bentuk pengorbanan yang dimaksudkan sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Upacara Karo

Selain upacara Kasada, kamu juga bisa mengunjungi Bromo ketika ada Upacara Karo. Perayaan Karo yang dilakukan oleh suku Tengger dilaksanakan pada bulan ke-2 kalender Tengger. Upacara ini sangat mirip dengan perayaan Lebaran atau hari Raya Idul Fitri yang dirayakan umat Islam.

Kamu akan melihat kearifan lokal dimana orang-orang suku Tengger saling berkunjung. Mereka mengucapkan selamat hari raya Karo dan saling bermaaf-maafan. Selayaknya lebaran, saat upacara ini berlangsung kamu bisa menemukan hidangan khas Tengger.

Biasanya mereka menyembelih hewan ternak dan memasak sayur mayur hasil kebun mereka. Perayaan ini akan berlangsung selama dua minggu yang penuh suka cita dan pesta pora.

Negerisatu News

0 Komentar

Komentar Facebook

Post yang Berkaitan