5 Ciri Khas Batik Kediri

Kabupaten Kediri tidak hanya diketahui dengan citra khasnya selaku kota dengan makanan khasnya getuk pisang, nyatanya memiliki kemampuan yang sangat luar biasa di dalam perihal kerajinan batik, apalagi dari segi mutu produk, batik kediri ini tidak kalah baik dengan produk batik yang terdapat di wilayah lain.

Nah berdialog menimpa batik kediri, berikut ini merupakan 5 batik kediri yang wajib kalian tahu, antara lain:

1. Batik Gumul

Batik Gumul ialah motif batik khas kediri yang motifnya meniru monumen Simpang 5 Gumul( SLG), dimana monumen SGL tersebut ialah ikon baru dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang menyamai monumen di Prancis bernama L’ Arch D’ triomph. Motif batik gumul sangat tidak sering ditemui, apalagi motif ini tidak terdapat di wilayah manapun, kecuali cuma di Kediri sendiri, karena monumen SLG ini cuma terdapat di Kabuapten Kediri.

2. Batik Bolleches

Batik Bolleches ialah motif khas kediri yang motifnya berbentuk bulatan- bulatan serta titik- titik. Kata bolleches( Bahasa Belanda) pada nama batik sendiri maksudnya merupakan kumpulan titik- titik ataupun bola- bola kecil yang diterapkan dengan motif bunga tertentu ataupun motif legenda tertentu.

Batik Bolleches ini terbuat dekat pada tahun 1980, setelah menggali dari sisi sejarah, aset arkeologis, serta pertumbuhan warga di Kabupaten Kediri, sehingga pada kesimpulannya lahirlah Busana Kediren, ialah berbentuk Batik Bolleches dengan nama“ Garuda Muka”. Batik ini ialah motif batik yang sangat diminati, karena motifnya yang sangat elegen serta sesuai dengan karakter warga Kediri yang ramah serta lembut.

3. Batik Garuda Muka Teratai Mekar

Batik Garuda Muka Sekar Jagad ialah batik khas kediri yang motifnya menunjukkan wujud garuda. Tidak hanya wujud garuda, pada motif batik ini pula terdapat foto kotak- kotak yang mewakili dari wujud ketahui, dimana Kabupaten Kediri sendiri ialah penghasil ketahui takwa. Tidak hanya itu, terdapat pula bulatan- bulatan selaku penggambaran dari gethuk, dimana tidak hanya penghasil ketahui, Kediri pula penghasil gethuk pisang.

4. Batik Garuda Muka Sekar Jagad

Batik Garuda Muka Sekar Jagad merupakan batik khas kediri yang motifnya menampilkan sosok garuda. Selain sosok garuda, pada motif batik ini juga ada gambar kotak-kotak yang mewakili dari bentuk tahu, dimana Kabupaten Kediri sendiri merupakan penghasil tahu takwa. Selain itu, ada pula bulatan-bulatan sebagai penggambaran dari gethuk, dimana selain penghasil tahu, Kediri juga penghasil gethuk pisang.

5. Batik Kuda Kepang ataupun Kuda Lumping

Batik Kuda Kepang ataupun Kuda Lumping ialah batik khas kediri yang motifnya mengmbil dari ikon kebudayaan asli Kediri, ialah kuda kepang ataupun kuda lumping.

Kerajaan Kediri menggapai puncak kejayaan kala masa pemerintahan Raja Jayabaya. Wilayah kekuasaannya terus menjadi meluas yang berawal dari Jawa Tengah meluas sampai nyaris ke segala wilayah Pulau Jawa. Tidak hanya itu, pengaruh Kerajaan Kediri pula hingga masuk ke Pulau Sumatera yang dipahami Kerajaan Sriwijaya.

Kejayaan pada dikala itu terus menjadi kokoh kala ada catatan dari kronik Tiongkok yang bernama Chou Ku- fei pada tahun 1178 Meter berisi tentang Negara sangat kaya di masa kerajaan Kediri pimpinan Raja Sri Jayabaya. Bukan cuma wilayah kekuasaannya saja yang besar, melainkan seni sastra yang terdapat di Kediri lumayan menemukan atensi. Dengan demikian, Kerajaan Kediri terus menjadi disegani pada masa itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.