Strategi menjadi guru yang seimbang

NEGERI SATU – Setelah Anda memahami model pembelajaran seimbang, Anda pasti akan tertarik untuk menjadi guru yang seimbang. Menerapkan pembelajaran berimbang dalam kegiatan pembelajaran memerlukan penerapan beberapa strategi untuk menjadi guru yang seimbang. Berdasarkan informasi yang saya terima dari website Zenius.net tempat saya mengadakan seminar pelatihan guru cerdas dengan pembelajaran seimbang, saya mengetahui ada strategi 3K untuk menjadi guru yang seimbang. Berikut penjelasannya.

1. Keterampilan

Model dan metode pembelajaran kreatif harus digunakan saat melaksanakan proses kegiatan pembelajaran di kelas, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini. Oleh karena itu, diperlukan waktu luang untuk mencari metode dan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi belajar siswa. Dengan demikian, proses kegiatan pembelajaran yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rancangan kegiatan pembelajaran dan memberikan hasil belajar yang maksimal.

2. Komunitas

Selain keterampilan dalam merancang dan memilih metode dan model pembelajaran yang tepat, kita juga membutuhkan komunitas tempat kita dapat berbagi dan bertukar informasi serta mendiskusikan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran kita. Saat ini sudah banyak komunitas guru yang terbentuk secara online yang bisa dihubungi melalui Telegram, FB Group atau Instagram salah satunya milik Kejarcita.id.

3. Kesehatan

Jika Anda memiliki keterampilan dan komunitas yang tepat untuk diajak bicara, Anda perlu memastikan bahwa Anda sehat secara fisik dan mental untuk pembelajaran yang seimbang di tempat kerja. Anda harus menemukan waktu untuk berolahraga setiap minggu. Latihan yang Anda lakukan akan membantu Anda mengatasi stres dan membuat tubuh Anda lebih sehat dan sehat.

Dengan pembelajaran yang seimbang ini, diharapkan proses pembelajaran akan terus berlangsung dengan lancar. Berdasarkan uraian di atas, kita dapat melihat bahwa tugas dan tanggung jawab guru banyak dan sangat berat. Apa saja tugas dan tanggung jawab guru? Berikut penjelasannya.

1. Guru harus benar-benar memahami suasana hati, minat, dan spiritualitas siswa. Dengan cara ini proses pembelajaran berjalan dengan baik.

2. Guru harus memiliki kemampuan memotivasi dan mengembangkan belajar siswa. Motivasi belajar yang berkelanjutan akan memaksimalkan hasil belajar siswa dan membuat siswa terus meningkat secara akademis.

3. Guru harus membimbing dan membimbing siswa agar proaktif, memiliki keyakinan yang kuat, terdidik dalam sikap dan perilakunya, dan menjadi teladan.

4. Guru membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang materi pembelajaran.

5. Guru memberikan contoh yang baik bagi siswa dalam tindakan, tindakan dan pemikiran mereka di kelas dan dalam kehidupan sehari-hari.

6. Guru mampu menjaga, mengontrol dan melindungi siswa secara fisik dan mental selama proses pembelajaran berlangsung.

7. Guru dengan bijak menjelaskan ketika siswa ditanya tentang topik yang tidak mereka pahami.
8. Guru memberikan fasilitas yang baik kepada siswa selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini fasilitas yang harus disediakan guru meliputi tempat dan waktu pembelajaran, bahan ajar dan sarana pembelajaran yang digunakan guru selama pembelajaran.

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan di Indonesia, guru memegang peranan penting dalam keberhasilan pembelajaran yang diterima siswa. Dalam hal ini, guru memegang peranan yang sangat penting dalam membantu siswa mengembangkan keterampilannya untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil yang maksimal, guru juga harus mencari model atau metode pembelajaran yang sesuai dalam jalannya kegiatan belajar siswa. Oleh karena itu, dengan mengenal model pembelajaran yang seimbang, diharapkan pembangunan pendidikan berlangsung dan berkembang dengan sukses.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.